diposkan pada : 12-01-2021 15:42:08

Apakah kacamata hitam hanyalah aksesori gaya atau apakah justru memiliki manfaat untuk kesehatan mata yang baik? Di luar kebutuhan fashion, ternyata kacamata hitam dapat  melindungi mata dari sinar ultraviolet (UV). 

Sinar UV dapat memiliki efek berbahaya pada kelopak mata, kornea, lensa, dan retina. Kacamata hitam tidak hanya baik digunakan di terik matahari, tetapi juga di cuaca yang tidak terik. Ini dikarenakan paparan UV yang bisa saja terpantul dan mengenai mata. Selengkapnya mengenai perlindungan yang diberikan kacamata hitam di sini!

Memilih Kacamata Hitam

Apa yang harus dipertimbang ketika memilih kacamata hitam? Ada beberapa detail yang harus dipertimbangkan ketika memilih kacamata hitam, yaitu:

  • Kacamata tersebut memberikan 100 persen perlindungan UV. Ini berarti kacamata akan menyaring semua sinar UV berbahaya yang dapat merusak mata.
  • Pilihlah bingkai yang dapat melindungi mata.
  • Fitur polarisasi untuk mengurangi cahaya yang lebih nyaman bagi mata.
  • Warna kacamata hitam murni untuk estetika, jadi pilihlah kacamata yang diberi label memiliki perlindungan UV 100 persen, bukan sekadar hitam saja. 
  • Kacamata hitam juga membantu melindungi kulit halus di sekitar mata dari penuaan. Kulit kelopak mata adalah kulit tertipis di tubuh dan itu lebih berisiko untuk kerusakan sinar matahari.

Menurut sebuah studi tahun 2014 yang didanai oleh National Eye Institute, Amerika Serikat, bagian dari National Institutes of Health, radiasi UV dapat merusak protein dalam lensa mata. Seiring waktu, kerusakan ini dapat meningkatkan risiko seseorang untuk katarak yang merusak penglihatan.

Tidak menggunakan kacamata dapat membuat radiasi ultraviolet yang tidak dapat dilihat menembus mata dan struktur mata sangat sensitif lainnya. Bagian belakang mata disebut retina, memiliki area tengah yang halus yang dikenal sebagai makula. 

Kerusakan UV dapat meningkatkan risiko seseorang untuk degenerasi makula, salah satu penyebab utama kebutaan terkait usia. Paparan sinar matahari juga terkait dengan kanker mata dan ke bentuk cedera mata jangka pendek, seperti terbakar matahari yang disebut fotokeratitis, yang dapat menyebabkan kebutaan sementara atau penglihatan bernoda.

Risiko kerusakan mata terkait matahari lebih besar pada waktu-waktu tertentu. Air, salju, dan kaca depan mobil dapat memantulkan cahaya ke mata. Menghabiskan waktu di atas kapal, di sekitar salju, ataupun di dalam kendaraan di hari yang cerah membuat seseorang mendapatkan sinar ultraviolet dosis ganda. Selain itu, pada ketinggian paparan sinar matahari juga lebih kuat, sehingga risiko mata kesehatan juga meningkat